SMITS Itu Apa, Sih?
Buat kamu yang sedang menyiapkan jalur cadangan setelah SNBP/SNBT, Seleksi Mandiri ITS (SMITS) adalah salah satu jalur paling besar dan terstruktur di Indonesia. ITS sendiri adalah PTN-BH dengan reputasi kuat di bidang teknik, sains, dan teknologi — masuk QS World University Rankings 2026 di peringkat #509, dan menjadi salah satu PTN yang justru menambah kuotanya tahun ini (+98 kursi total).
Bedanya dengan SNBT, SMITS punya tes sendiri yang dirancang ITS, sehingga karakter soalnya bisa berbeda dari UTBK. Artikel ini merangkum semua yang perlu kamu tahu tentang SMITS 2026 — khususnya SMITS ACE (Academic and Competence Excellence), jalur utamanya yang berbasis tes — sekaligus jadi peta yang tetap relevan buat kamu yang menargetkan SMITS tahun depan.
Update 10 Juli 2026: Dua gelombang SMITS ACE 2026 sudah selesai — Gelombang 1 diumumkan 15 Juni, Gelombang 2 (pendaftaran 9–24 Juni, tes 29–30 Juni) diumumkan 6 Juli 2026. Tapi ITS belum benar-benar tutup: SMITS CDT (Creative Design Talent) — jalur baru berbasis portofolio untuk 3 prodi desain — masih membuka pendaftaran hingga 21 Juli 2026, tanpa Tes SMITS. Detail di bagian jalur di bawah. Materi Tes SMITS juga sudah kami sesuaikan dengan struktur resmi 2026 — ada perubahan penting dibanding tahun lalu, termasuk mapel bidang baru Matematika Tingkat Lanjut.
Jalur-Jalur Mandiri ITS
Seleksi Mandiri ITS (SMITS) 2026 terdiri dari yang dikelompokkan menjadi 3 keluarga — FLAT (talenta & prestasi), ACE (tes akademik), dan CDT (portofolio desain, baru tahun ini). Penting kamu paham strukturnya supaya tidak salah daftar:

