Teknik Manufaktur
Bandingkan 31 PTN yang membuka jurusan Teknik Manufaktur. Lihat daya tampung, peminat, dan peluang diterima untuk SNBP & SNBT 2026.
- Kampus
- 31
- Rata-rata peluang
- 33,7%
- Peminat tertinggi
- 807
Daftar kampus
Diurutkan dari peminat tertinggi. Peluang diterima dihitung dari daya tampung dibagi peminat tahun terbaru.
Universitas Sebelas Maret
Kota Surakarta, Jawa Tengah
3,7%- Daya tampung
- 30
- Peminat
- 807
- Sumber data
- SNBT 2026
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Kota Surabaya, Jawa Timur
6,4%- Daya tampung
- 42
- Peminat
- 658
- Sumber data
- SNBT 2026
Politeknik Manufaktur Bandung
Kota Bandung, Jawa Barat
3,5%- Daya tampung
- 21
- Peminat
- 601
- Sumber data
- SNBT 2025
Universitas Tidar
Kota Magelang, Jawa Tengah
6,7%- Daya tampung
- 33
- Peminat
- 494
- Sumber data
- SNBT 2026
Universitas Negeri Malang
Kota Malang, Jawa Timur
8,3%- Daya tampung
- 40
- Peminat
- 483
- Sumber data
- SNBT 2026
Universitas Negeri Jakarta
Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta
4,3%- Daya tampung
- 18
- Peminat
- 415
- Sumber data
- SNBT 2026
Politeknik Manufaktur Bandung
Kota Bandung, Jawa Barat
6,2%- Daya tampung
- 21
- Peminat
- 339
- Sumber data
- SNBT 2025
Universitas Negeri Yogyakarta
Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta
7,5%- Daya tampung
- 24
- Peminat
- 321
- Sumber data
- SNBT 2026
Politeknik Negeri Bandung
Kota Bandung, Jawa Barat
10,2%- Daya tampung
- 32
- Peminat
- 314
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Kota Surabaya, Jawa Timur
15,8%- Daya tampung
- 48
- Peminat
- 303
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Jakarta
Kota Depok, Jawa Barat
12,9%- Daya tampung
- 30
- Peminat
- 232
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Manufaktur Bandung
Kota Bandung, Jawa Barat
13,8%- Daya tampung
- 29
- Peminat
- 210
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Padang
Kota Padang, Sumatera Barat
11,6%- Daya tampung
- 23
- Peminat
- 199
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Manufaktur Bandung
Kota Bandung, Jawa Barat
12%- Daya tampung
- 20
- Peminat
- 167
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Manufaktur Bandung
Kota Bandung, Jawa Barat
15,3%- Daya tampung
- 20
- Peminat
- 131
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Manufaktur Bandung
Kota Bandung, Jawa Barat
16,2%- Daya tampung
- 21
- Peminat
- 130
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Batam
Kota Batam, Kepulauan Riau
24,8%- Daya tampung
- 27
- Peminat
- 109
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Kota Surabaya, Jawa Timur
45,7%- Daya tampung
- 48
- Peminat
- 105
- Sumber data
- SNBT 2025
Universitas Tadulako
Kota Palu, Sulawesi Tengah
38,5%- Daya tampung
- 40
- Peminat
- 104
- Sumber data
- SNBT 2026
Politeknik Negeri Medan
Kota Medan, Sumatera Utara
24%- Daya tampung
- 24
- Peminat
- 100
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Ujung Pandang
Kota Makassar, Sulawesi Selatan
33%- Daya tampung
- 30
- Peminat
- 91
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Indramayu
Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
82,8%- Daya tampung
- 48
- Peminat
- 58
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Medan
Kota Medan, Sumatera Utara
48%- Daya tampung
- 24
- Peminat
- 50
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Subang
Kabupaten Subang, Jawa Barat
59,1%- Daya tampung
- 26
- Peminat
- 44
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Jakarta
Kota Depok, Jawa Barat
38,5%- Daya tampung
- 15
- Peminat
- 39
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Lhokseumawe
Kota Lhokseumawe, Aceh
71,9%- Daya tampung
- 23
- Peminat
- 32
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Lhokseumawe
Kota Lhokseumawe, Aceh
76,7%- Daya tampung
- 23
- Peminat
- 30
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Banyuwangi
Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur
100%- Daya tampung
- 36
- Peminat
- 28
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung
Kabupaten Bangka, Bangka Belitung
46,2%- Daya tampung
- 12
- Peminat
- 26
- Sumber data
- SNBT 2025
Politeknik Negeri Banyuwangi
Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur
100%- Daya tampung
- 48
- Peminat
- 25
- Sumber data
- SNBT 2025
Menampilkan 30 dari 31 kampus. Gunakan mode keketatan untuk menyaring berdasarkan jalur dan tahun.